Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sarolangun kembali melaksanakan horufan/pendistribusian zakat, infak dan shodaqoh (ZIS) Tahun 2016 sebesar kuarang lebih Rp.3 Milliar.
Pendistribusian ZIS untuk kecamatan Sarolangun dilaksanakan mulai hari ini,Kamis (9/6) dan dibuka oleh Bupati Sarolangun H.Cek Endra di Masjid Agung As Sulthon Kabupaten Sarolangun.Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Forkopinda Kabupaten Sarolangun dan Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
Ketua Baznas Sarolangun Lutzai dalam laporannya menyebutkan,pendistribusian ZIS yang dilaksanakan tahun 2016 ini sebesar kurang lebih Rp 3 Milliar.dimana untuk fakir miskin sebanyak 14.844 orang,fisabillah 1.558 orang,muallaf 257 orang,amillin bendahara SKPD,UPTD,Camat,sekolah dan pegawai syara pendata 322 orang dan bantuan baju,sepatu siswa sekolah se kabupaten Sarolangun 4000 orang.
Bupati Sarolangun H.Cek Endra dalam sambutannya mengatakan, di dalam kehidupan nyata di wilayah Kabupaten Sarolangun masih cukup banyak warga masyarakat yang masuk kategori miskin, juga pendapatan guru – guru non PNS seperti TK, TPQ, Madrasah Diniyah, Madrasah Ibtidaiyah dan guru – guru ngaji masih di bawah standar UMK,yang masih memerlukan bantuan. Mereka juga manusia yang memiliki hak untuk menikmati hidup secara layak dan beribadah sebagaimana mestinya
"Oleh karena itu umat Islam sebagai kelompok mayoritas di negara kita, termasuk di Kabupaten Sarolangun memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk saling membantu," ungkap Bupati.
Ditambahkan Bupati Cek Endra, menggugah kesadaran berzakat, berinfaq dan bershodaqoh bukan hanya menjadi tugas Baznas Kabupaten Sarolangun,namun menjadi tugas bersama menggugah kesadaran umat Islam untuk mentashorufkan sebagian hartanya melalui zakat, infaq dan shodaqoh.
"Wadahnya telah ada yaitu baznas Kabupaten Sarolangun,Saya minta kampanye berzakat, berinfaq dan bershodaqoh tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, namun warga masyarakatpun dapat melakukan berbagai pendekatan, seperti pe-ngajian yang diselenggarakan masyarakat, melalui khutbah – khutbah, peringatan hari besar islam dan media massa, serta bahasa dakwah agar umat sadar berzakat, berinfaq dan bershodaqoh," ungkap Bupati H.Cek Endra.
Lebih lanjut H.Cek Endra mengatakan,kita perlu secara sungguh-sungguh mengarahkan dan memfasilitasi pendayagunaan dana ZIS untuk menanggulangi masalah kemiskinan secara mendasar dan menyeluruh. Untuk itu, saya harapkan Baznas Kabupaten Sarolangun dapat mengoptimalkan perannya dan memperluas kerjasama dan kemitraan dengan pihak–pihak terkait dalam upaya meningkatkan pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan ZIS dengan skala prioritas sesuai dengan kondisi Kabupaten Sarolangun," tutur H.Cek Endra.